Perpustakaan NAWASENA CENDEKIA SMA Negeri 1 Maospati

Jalan Raya Maospati - Magetan No. 999 Kec. Maospati, Kab. Magetan, Jawa Timur

  • Beranda
  • Informasi
  • Berita
  • Bantuan
  • Pustakawan
  • Area Anggota
  • Pilih Bahasa :
    Bahasa Arab Bahasa Bengal Bahasa Brazil Portugis Bahasa Inggris Bahasa Spanyol Bahasa Jerman Bahasa Indonesia Bahasa Jepang Bahasa Melayu Bahasa Persia Bahasa Rusia Bahasa Thailand Bahasa Turki Bahasa Urdu

Pencarian berdasarkan :

SEMUA Pengarang Subjek ISBN/ISSN Pencarian Spesifik

Pencarian terakhir:

{{tmpObj[k].text}}
Image of SOE HOK-GIE ...sekali lagi : Buku, Pesta dan Cipta di Alam Bangsanya

Text

SOE HOK-GIE ...sekali lagi : Buku, Pesta dan Cipta di Alam Bangsanya

Rudy Badil - Nama Orang; Luki Sutrisno Bekti - Nama Orang; Nessy Luntungan R - Nama Orang; Christina M. Udiani - Nama Orang; Cut Dwi Septiasari - Nama Orang;

Buku ini menceritakan seorang pemuda bernama Soe Hok Gie. Lahir 17 desember 1942 di Jakarta anak keempat dari lima bersaudara, kakak kandungnya bernama Soe Hok Djin (Arif Budiman) adalah seorang dosen dan sosiolog. Ayahnya Soe Lie Piet (Salam Sutrawan) adalah seorang penuis. Ia adalah seorang pemuda yang berpendirian tetap dalam memegang prinsipnya dan bercita-cita besar tak hanya untuk dirinya tapi juga untuk kepentingan orang banyak terutama kaum terpinggirkan. Dengan buku ini kita dapat memperoleh pengetahuan tentang bagaimana kondisi social politik Indonesia di era kepemimpinan Soekarno. Gie adalah seorang pemuda yang memang terlahir jeniu, terbukti dengan umurnya yang masih setara sekolah menengah pertama, ia sudah banyak membaca buku-buku yang kebanyakan anak seusianya belum membaca buku-buku tersebut, terutama buku jenis sastra. Buku ini pertama kali diterbitkan tahun 1983. Pada era ini kritikanya terbilang cukup berani, karena secara terbuka melalui media masa dan diskusi.
Gie merupakan penulis yang cukup produktif, terutama untuk Harian Kompas dan Sinar Harapan. Gie sangat mencintai gunung, terbukti dengan puisi-puisi yang dibuatnya kebanyakan menceritakan tentang kecintaanya terhadap gunung. Setiap Gie merasa penat dia selalu melampiaskan dengan mendaki gunung, terutama gunung Pangrango. Gie salah satu tokoh pendiri organiasi pencinta alam Mapala UI. 16 desember 1969 sehari sebelum hari ulang tahunya ke-27 Gie menghadap penciptanya di puncak gunung Semeru bersama temanya Idhan Lubis. Saat itu Gie melakukan pendakian gunung bersama 7 temanya, yaitu Herman Lantang, Anton Wiyan, A. Rahman, Rudi Badil, Aristides Katopo.

Buku Catatan Seorang Demonstran ini terdapat beberapa bagian yaitu:


Kata pengantar dan bagian I

Menceritakan pandangan-pandangan orang lain tentang diri Soe Hok Gie, diantaranya dekan fakultas satra UI semasa Gie masih menjdi mahasiswa UI Harsja W Bahtiar, Arif Budiman (Soe Hok Djin), Daniel Dhakidae. Di bagian ini Arif Budiman bercerita bahwa sebelum adiknya meninggal sempat berbicara padanya “ Akhir-akhir ini saya selalu berfikir, apa gunanya semua yang saya lakukan. Saya menulis, menulis kritik kepada semua orang yang saya anggap tidak benar dan sejenisnya lagi. Makin lama, makin banyak musuh saya dan seakin sedikit orang yang mengerti saya. Dan kritik-kritik saya tidak mengubah keadaan, jadi apa sebearnya yang saya lakukan? Saya ingin menlong rakyat kecilyang tertindas, tapi kalau keadaan tidak berubah untuk apa gunanya kritik-kritik saya? Apa ini bukan semacam onani yang konyol? Kadang-kadang saya sungguh merasa kesepian.”
Kemudian Harsja w. Bachtiar juga mengungkapkan “ Ditengah-tengah pertentangan politik agama, kepentingan golongan, ia tegak berdiri diatas prinsip perikemanusiaan dan keadilan dan secara jujur dan berani menyampaikan kritik-kritik secara jujur demi kemajuan bangsa. Karena itu kami mendukung dan akan meneruskan cita-cita dan ide-idenya”

Bagian II

Merupakan catatan harian Gie sendiri mulai tanggal 4 Maret 1968. Di bagian ini catatan dibagi menjadi enam episode, yaitu Masa Kecil, Di Ambang Remaja, dan lahirnya Sang Aktivis. Bagian ini merupakan latar belakang jiwa dan pemkiran soerang Soe Hok Gie.

Bagian III

Dimulai pada 24 Februari 1968 bercerita tentang perjalananya ke Amerika, pesta politik n cinta serta perjlanan mencari makna merupakan perjalanan kehidupan sehari-hari Gie yang melukiskan pengalman, kejadian, pendapat gejolak perasaan dalam dirinya yang tek pernah luput dari kesenangan, kesedihan, cinta, benci dan kecewa.


Ketersediaan
10029813 Bad sPerpustakaan Nawasena Cendekia SMA Negeri 1 Maospati (800)Tersedia
Informasi Detail
Judul Seri
-
No. Panggil
813 Bad s
Penerbit
Jakarta : Kepustakaan Populer Gramedia., 2009
Deskripsi Fisik
xi + 512 hlm,; 15 x 23 cm
Bahasa
Indonesia
ISBN/ISSN
978-979-91-0219-5
Klasifikasi
813
Tipe Isi
-
Tipe Media
-
Tipe Pembawa
-
Edisi
1
Subjek
Fiksi Indonesia
Info Detail Spesifik
-
Pernyataan Tanggungjawab
-
Versi lain/terkait

Tidak tersedia versi lain

Lampiran Berkas
Tidak Ada Data
Komentar

Anda harus masuk sebelum memberikan komentar

Perpustakaan NAWASENA CENDEKIA SMA Negeri 1 Maospati
  • Informasi
  • Layanan
  • Pustakawan
  • Area Anggota

Tentang Kami

As a complete Library Management System, SLiMS (Senayan Library Management System) has many features that will help libraries and librarians to do their job easily and quickly. Follow this link to show some features provided by SLiMS.

Cari

masukkan satu atau lebih kata kunci dari judul, pengarang, atau subjek

Donasi untuk SLiMS Kontribusi untuk SLiMS?

© 2026 — Senayan Developer Community

Ditenagai oleh SLiMS
Pilih subjek yang menarik bagi Anda
  • Karya Umum
  • Filsafat
  • Agama
  • Ilmu-ilmu Sosial
  • Bahasa
  • Ilmu-ilmu Murni
  • Ilmu-ilmu Terapan
  • Kesenian, Hiburan, dan Olahraga
  • Kesusastraan
  • Geografi dan Sejarah
Icons made by Freepik from www.flaticon.com
Pencarian Spesifik